Gelagat Warga Bantul Ternyata Sudah Dimati Polisi Dari Sejak Lama

Ofbyandfor.org – Seorang warga yang saat ini sduah diamankan oleh para petugas yang tergabung dari tim Densus 88 ternyata sudah diintai dari beberapa waktu yang cukup lama. Pria tersebut yakni Maryanto, warga Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.

Pak RT tempat tinggal pelaku ternyata juga sudah beberapa kali ini didatangi pihak kepolisian dengan tujuan untuk mencari informasi terkait dirinya.
“(Maryanto) sudah lama diamati oleh polda,” kata Ketua RT 08 Dusun Mrisi, Endiyo (56) saat ditemui di kediamannya, Rabu (11/7/2018).

Menurut keterangan yang didapatkan dari Pak RT, sebelum bulan puasa juga rumahnya didatangi oleh dua orang petugas kepolisian dari Polda DIY. Kedatangan para petugas kepolisian tersebut dengan tujuan menanyakan seputar keluarga Maryanto, pekerjaan, dan kesehariannya di masyarakat.

“Saya jawab istrinya dua, anak dua, pekerjaannya jual bakso tusuk, orangnya jarang keluar dan tidak pernah ikut rapat RT,” jelasnya.

Maryanto juga diketahui merupakan anak pertama dari pasangan suami istri Wagimin dengan Darti. Sudah dari kecil dirinya juga tinggal di Dusun Mrisi. Awalnya memang tidak terlihat sama sekali gelagat mencurigakan dari Maryanto.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Maryanto juga dikenal sebagai sosok yang keras dan kerap memaksakan kehendak.

“Pendapatnya keras, berani,” ungkapnya.

“Tapi bagaimanapun warga di sini kaget atas penggerebekan ini. Ya enggak nyangka aja,” pungkas dia

Seorang warga yang saat ini sduah diamankan oleh para petugas yang tergabung dari tim Densus 88 ternyata sudah diintai dari beberapa waktu yang cukup lama. Pria tersebut yakni Maryanto, warga Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.

Pak RT tempat tinggal pelaku ternyata juga sudah beberapa kali ini didatangi pihak kepolisian dengan tujuan untuk mencari informasi terkait dirinya.
“(Maryanto) sudah lama diamati oleh polda,” kata Ketua RT 08 Dusun Mrisi, Endiyo (56) saat ditemui di kediamannya, Rabu (11/7/2018).

Menurut keterangan yang didapatkan dari Pak RT, sebelum bulan puasa juga rumahnya didatangi oleh dua orang petugas kepolisian dari Polda DIY. Kedatangan para petugas kepolisian tersebut dengan tujuan menanyakan seputar keluarga Maryanto, pekerjaan, dan kesehariannya di masyarakat.

“Saya jawab istrinya dua, anak dua, pekerjaannya jual bakso tusuk, orangnya jarang keluar dan tidak pernah ikut rapat RT,” jelasnya.

Maryanto juga diketahui merupakan anak pertama dari pasangan suami istri Wagimin dengan Darti. Sudah dari kecil dirinya juga tinggal di Dusun Mrisi. Awalnya memang tidak terlihat sama sekali gelagat mencurigakan dari Maryanto.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Maryanto juga dikenal sebagai sosok yang keras dan kerap memaksakan kehendak.

“Pendapatnya keras, berani,” ungkapnya.

“Tapi bagaimanapun warga di sini kaget atas penggerebekan ini. Ya enggak nyangka aja,” pungkas dia.

Seorang warga yang saat ini sduah diamankan oleh para petugas yang tergabung dari tim Densus 88 ternyata sudah diintai dari beberapa waktu yang cukup lama. Pria tersebut yakni Maryanto, warga Dusun Mrisi, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.

Pak RT tempat tinggal pelaku ternyata juga sudah beberapa kali ini didatangi pihak kepolisian dengan tujuan untuk mencari informasi terkait dirinya.

“(Maryanto) sudah lama diamati oleh polda,” kata Ketua RT 08 Dusun Mrisi, Endiyo (56) saat ditemui di kediamannya, Rabu (11/7/2018).

Menurut keterangan yang didapatkan dari Pak RT, sebelum bulan puasa juga rumahnya didatangi oleh dua orang petugas kepolisian dari Polda DIY. Kedatangan para petugas kepolisian tersebut dengan tujuan menanyakan seputar keluarga Maryanto, pekerjaan, dan kesehariannya di masyarakat.

“Saya jawab istrinya dua, anak dua, pekerjaannya jual bakso tusuk, orangnya jarang keluar dan tidak pernah ikut rapat RT,” jelasnya.

Maryanto juga diketahui merupakan anak pertama dari pasangan suami istri Wagimin dengan Darti. Sudah dari kecil dirinya juga tinggal di Dusun Mrisi. Awalnya memang tidak terlihat sama sekali gelagat mencurigakan dari Maryanto.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Maryanto juga dikenal sebagai sosok yang keras dan kerap memaksakan kehendak.

“Pendapatnya keras, berani,” ungkapnya.

“Tapi bagaimanapun warga di sini kaget atas penggerebekan ini. Ya enggak nyangka aja,” pungkas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *