Tunanetra Belum juga Membedakan Uang Emisi Yang baru

Ofbyandfor.org – Uang Rupiah belum lama baru saja dilakukan pembaharuan, kurang lebih baru 7 bulan lalu pecahan uang Indonesia resmi di edarkan kepada masyarakat Indonesia. pada sekitar desember lalu pertama pengesahan adanya pecahan emisi resmi menggantikan uang jenis sebelumnya.

Namun hingga saat ini para penyandang tunanetra di Solo mengaku masih kesulitan mengenalinya.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Surakarta, Sukiman, mengaku kesulitan membedakan nilai pecahan pada uang emisi baru. Sebab, blind code yang didesain pada uang baru berbeda dengan yang lama.

“Kami masih kesulitan membedakan. Uang baru masih banyak yang belum tahu. Tandanya kan berbeda dengan uang yang sebelumnya,” kata Sukiman dalam acara sosialisasi uang emisi 2016 di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Surakarta, Rabu (19/7/2017).

Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa blind code berupa garis ganda yang berada di tepi kanan dan kiri uang kertas. Semakin besar nilai pecahan, semakin sedikit garis ganda yang dipasang.

Misalnya pada uang pecahan Rp 1.000, ada tujuh garis ganda. Sedangkan pada uang pecahan Rp 100.000, hanya ada satu garis ganda.

“Memang berbeda dibandingkan uang lama. Yang lama kalau sudah lecek susah diraba. Kalau yang baru ini tandanya agak tebal, jadi lebih mudah,” ungkapnya.

Kepala KPw BI Surakarta, Bandoe Widiarto, mengungkapkan penyelenggaraan sosialisasi merupakan permintaan dari para tunanetra yang masih kesulitan mengenali uang baru. Pihaknya kemudian mengundang 60 anggota Pertuni Surakarta hari ini.

“Sebenarnya dalam pembuatannya, BI sudah meminta masukan dari Pertuni Pusat. Namun memang tugas kami terus menyosialisasikannya. Kami harapkan teman-teman ini menyebarkan ke teman yang lainnya,” ungkap Bandoe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *