Preman Kampung Tega Tiduri Anak Kandung Hingga Hamil

Ofbyandfor.org – Seorang tega memperkosa gadis belia yang merupakan anak kandungnya sendiri hingga hamil. Tersangka yang merupakan ayah kandungnya sendiri saat ini masih dalam proses pencarian.

Tersangka yang berinsial RO (50) tersebut dengan tega melampiaskan nafsu bejatnya terhadap darah dagingnya sendiri hingga berbdan dua. Pihak Polsek Gegerbitung, Resor Sukabumi, Jawa Barat hingga kini masih melakukan pencarian terhadap tersangka.

Tersangka merupakan salah satu preman yang terkenal dilingkungan tempat tinggalnya. Remaja putri yang baru berumur 16 tahun itu pun dikeluarkan dari sekolahnya.

Dari beberapa tempat yang sering tersangka kunjungi yakni mulai dari kerabat hingga lokasi tempat RO biasa berkumpul bersama teman-temannya, polisi belum berhasil menemukan tersangka.

“Kemarin ada kerabatnya yang menikah, anggota telah kita siagakan di lokasi namun dia tidak muncul. Mungkin sudah mengetahui dia lagi dicari polisi,” kata Kapolsek Gegerbitung Iptu Rafik Rahadian Syah, Minggu (24/9/2017).

Rafik menyesalkan tindakan pihak sekolah yang tidak segera membuat laporan ke polisi ketika menemukan siswinya dalam keadaan mengandung. Menurutnya pihak sekolah terkesan cari aman dengan buru-buru membuat surat pengunduran diri korban dari sekolah.

“Korban ini berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah di Gegerbitung. Terungkapnya peristiwa ini juga bermula dari temuan pihak pendidik yang mendapati korban dalam keadaan hamil, pihak sekolah langsung membuat surat pengunduran diri korban alias korban ini langsung dikeluarkan dari sekolah. Harusnya mereka (sekolah) langsung berkoordinasi dengan kepolisian sebelum kasusnya tiba-tiba jadi pergunjingan di masyarakat dan pelakunya melarikan diri,” beber Rafik kesal.

Meski begitu Rafik tetap akan memburu pelaku yang dikenal sebagai preman kampung tersebut. “Intinya ini sudah kewajiban kita, mudah-mudahan pelaku menyerahkan diri sebelum kami mengambil tindakan tegas,” tutupnya.

Seperti diberitakan, RO lelaki yang dikenal warga setempat sebagai preman kampung di Kabupaten Sukabumi itu mencabuli anak kandungnya hingga hamil enam bulan. Pelaku selalu mengancam membunuh anak gadisnya itu saat melakoni aksi durjananya tersebut.

Kekerasan seksual yang menimpa perempuan belia itu terbongkar setelah pihak sekolah mencurigai perubahan fisik korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *