Polisi Kasuskan Ketiga Pelaku Pemanahan Yang Terjadi Di Cirebon

Ofbyandfor.org – Ada sebanyak tiga orang pria yang merupakan pelaku dari kasus pemanahan yang terjadi terhadap korban yang bernama Rahmat Setiawan, siswa kelas XII SMKN 1 Kota Cirebon, yang mengalami luka di bagian kepala.

Ketiga pelaku tersebut masih merupakan pelajar yang berinisial RI (19), FA (17), dan AR (16). Ketiga pealku tersebut berasal dari almamater yang berbeda, namun ketiga pelajar itu berniat dan sepakat untuk menyerang pelajar SMKN 1 Kota Cirebon.

“Kelompok para pelaku dengan sekolah korban ini memiliki sejarah sering bentrok. Sehingga para pelaku melakukan penyerangan,” kata Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar saat gelar perkara di Mapolresta Cirebon, Rabu (17/1/2018).

Pihaknya juga menjelaskan RI yang berperan sebagai pelaku utama penyerangan terhadap Rahmat. Sedangkan FA dan AR memiliki peran berbeda. Dalam aksinya itu, sambung Adi, RI dibonceng oleh FA. Sedangkan, AR memiliki peran membantu membuat anak panah bersama RI.

“Dua orang masih DPO, pelaku kita tangkap sehari setelah kejadian pemanahan. Pelaku ini mengaku menyerang secara acak, kebetulan Rahmat yang menjadi sasaran,” ujarnya.

Jika ilihat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhaap para tersangka, pelaku mengaku menyiapkan dua anak panah sebelum menyerang rombongan korban, yang saat itu berada di depan Living Plaza Kota Cirebon, lokasinya tidak jauh dari sekolah korban. Ketika jarak pelaku dengan korban sekitar dua meter, sambung dia, pelaku melontarkan anak panah dengan ketapel.

“Jumlah kelompok pelaku ini tidak banyak, hanya empat motor. Satu anak panah ditembakin ke korban, satu anak panah lainnya dibuang bersama ketapel yang digunakan pelaku,” ucap Adi.

Polisi menyita satu anak panah yang sempat menancap di kepala Rahmat. Saat ini polisi masih mencari bukti lainnya dan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Mereka dijerat Pasal 170 ayat 2 dan atau 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara.

“Kondisi pelaku sudah membaik. Panahnya sudah dicabut oleh dokter,” kata Adi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *