Pemkab Kudus Merugi Hingga 1.5 Miliar Akibat Kebakaran Plaza Kudus

Ofbyandfor.org – Insiden kebakaran yang terjadi di Plaza Kudus terjadi beberapa waktu lalu. Akibat kebakaran yang terjadi tersebut diperkirakan Pemkab Kudus harus rela kehilangan pendapatan daerah mencapai angka Rp 1,5 miliar.

“Dari semua pendapatan daerah, diperkirakan nilainya mencapai Rp 1,5 miliar pada tahun ini karena Plasa Kudus terbakar,” kata Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono di Kudus, Rabu (28/2/2018).

Hilangnya pendapatan tersebut yakni berasal dari retribusi dan juga uang pajak. Pemkab kehilangan pendapatan seperti pajak hiburan, di lantai tiga. Pada lantai tiga tersebut terdapat penyewa atau tenant mainan maupun bioskop. Dari tempat itu pemerintah mendapat 20 persen masuk kas daerah. Sedangkan untuk pajak restoran, pemkab dapat 10 persen yang masuk kas daerah.

Tidak hanya itu saja, pemkab juga kehilangan retribusi pemakaian kekayaan daerah, pajak bumi dan bangunan, juga pajak parkir.

Terkait rencana pemkab ke depan, pihaknya belum membahaas lebih lanjut. Apakah akan ada pemindahan penyewa ke tempat lain, atau tidak. Itu belum dipikirkan. Dari catatannya, total tenant di Kudus Plasa sekitar 100 tenant.

“Yang paling dominasi adalah Matahari Department Store (MDS). Mereka menyewa lantai dua dan tiga,” ujarnya.

Mereka juga masih mencari tempat yang layak sebagai pengganti. Pihaknya menyebut gedung Trade Center di Terminal Jati Kudus yang saat ini belum dioperasikan.

“Mereka masih cari yang strategis. Kalau Trade Center, itu wewenang Dinas Perdagangan Kudus,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *