Pelayanan Plus-Plus Disediakan Di Karaoke Kimura Madiun

Ofbyandfor.org – Penggerebekan yang dilakukan oleh petugas kepolisian dilakukan di salah satu tempat hiburan malam dan juga karaoke yang ada di Kota Madiun. Penggerebekan yang dilakukan tersebut lantaran adanya dugaan jika ada tindakan prostitusi di dalamnya.

Polisi mendapatkan informasi terkait dengan tarif pemandu lagu yakni Rp 95 ribu per jam. Sedangkan untuk layanan plus, tarifnya Rp 1,5 juta. “Dari pengakuan para pemandu lagu, tarif untuk menemani bernyanyi Rp 95 ribu per jam,” kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (25/1/2018).

Dari tarif Rp 95 ribu itu, sistem pembagiannya yakni Rp 20 ribu masuk ke manajemen rumah karaoke itu. “Sedangkan Rp 70 ribu diterima pemandu lagu dan Rp 5 ribu untuk maminya,” ujarnya.

Para pemandu lagu yang ada di tempat karaoke tersebut juga turut melayani para tamu yang minta diservis dengan cara plus-plus. Mereka bisa di -booking open (BO) atau melayani tamu untuk bersetubuh. Layanan itu bisa dilakukan di ruang karaoke.

“Pengakuannya, tarif untuk BO Rp 1,5 juta. Tapi ini masih kami dalami,” jelasnya.

Hingga malam ini, penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim masih memintai keterangan 7 pemandu lagu. Juga mami, kasir, manajer, hingga pemilik rumah karaoke Kimura.

“Sekarang masih dimintai keterangan,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *