Lima Tersangka Diciduk Polisi Ciwidey Lantaran Curi Uang 32juta

Ofbyandfor.org – Sebanyak lima orang diamankan oleh pihak kepolisian karena terbukti telah mengambil sejumlah uang di tempat pengelolaan tempat wisata Situ Patengan atau juga biasa disebut dengan obyek wisata Situ Patenggang. Kelima orang tersangka berhasil ditangkap semua.

Kelima tersangka tersebut merupakan warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi obyek wisata yakni di Desa Patenggang Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung. Kelima tersangka tersebut ditangkap karena adanya laporan dari pihak pengelola obyek wisata Situ Patengan lantaran diduga telah mengambil sejumlah uang yang ada di loket Situ Patenggang sebanyak 32juta.

Penangkapan lima tersangka tersebut mengundang aksi ratusan warga mendatangi Mapolsek Ciwidey dengan tujuan menuntut pembebasan mereka.

“Polsek menangkap pelaku Sabtu (23/9) sekitar Pukul 19.00 WIB, sedangkan untuk kejadian perampasan sekitar Pukul 17.00 WIB,” kata Firman di Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/9/2017) malam.

Setelah dilakukannya penangkapan dan juga pemeriksaan, memang benar adanya dugaan tersebut. Kelima tersangka mengakui perbuatannya telah mengambil uang di loket masuk obyek wisata Situ Patengan.

“Memang awalnya berdasarkan hasil pemeriksaan kelima orang itu bermaksud menemui pengelola, tetapi sampai sore hari (pengelola) tidak busa menemui dan ada sedikit ancaman dari mereka akan mengambil uang tiket. Lima orang itu lalu mengambil uang tiket di laci dan meja loket,” ungkapnya.

Awalnya, warga yang mendatangi Mapolsek Ciwidey hanya berjumlah 10 orang saja sekitar pukul 10.00 WIB dengan maksud untuk bermusyawarah dengan pihak pengelola obyek wisata. “Semakin sore warga semakin banyak, kondisi polsek kini sudah kondusif,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut kelima orang warga yang kini telah berstatus sebagai tersangka diancam hukuman pidana Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan paling lama hukuman penjara tujuh tahun atau Pasal 368 KUHP tentang perampasan dan pengancaman paling lama sembilan tahun.

Sementara itu Pengelola Situ Patengan PT Prakarsa, yang juga mengelola Glamping Lakeside, angkat bicara terkait pelaporan lima warga tersebut. Marketing Communication Glamping Lakeside, Rancabali Marcelinus mengatakan pelaporan lima warga itu murni pidana. “Itu murni perampasan karena uangnya dibawa pulang,” kata Marcelinus di Soreang, Kabupaten Bandung.

Marcelinus pun memperlihatkan video amatir, dimana empat orang berpakaian hitam mengambil uang dari dalam loket. Mereka dengan santainya menghitung uang yang jumlahnya mencapai 32 juta.

“Uang tersebut lalu diambil, pada saat kejadian yang menjaga loket itu wanita. Setelah itu baru kami laporkan atas pengambilan uang secara paksa itu, tidak ada intrik apa-apa,” kata Marcelinus.

Marcelinus mengatakan proses hukum terhadap kelima warga itu akan terus dilakukan karena murni pidana. “Kewenangan izin jasa wisata dari BKSDA juga harus dipertanyakan, karena Danau Patengan berada dalam kewenangan PTPN,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *