Kades Situbondo Terbukti Lakukan OTT

Ofbyandfor.org – Kepala desa (Kades) di Situbondo tertangkap basah ketika terbukti OTT melakukan penarikan biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kades berinisial AH tersebut dijerat dengan pasal 12 huruf (e) sub pasal 11 UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kemarin untuk tingkat penyidikan tidak ditahan. Tapi setelah tanggung jawabnya beralih dari penyidik ke penuntut umum, hari ini (tersangka) kami tahan,” kata Jaksa Fungsional Bidang Pidsus Kejari Situbondo, Stirman Eka Priya Samudra, usai mengantar tersangka AH ke tahanan di Rutan Situbondo, Rabu (19/7/2017).

Stirman menambahkan, langkah penahanan tersangka dilakukan karena sudah memenuhi alasan subyektif dan obyektif, sesuai pasal 21 ayat 1 dan 4 KUHAP. Selain itu, tersangka juga dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya. Sebab, sampai saat ini yang bersangkutan masih menjabat sebagai Kepala Desa.

“Sampai saat ini kami belum menerima pengajuan penangguhan penahanan tersangka. Tapi kami belum tahu perkembangannya selanjutnya,” tandas Stirman.

Kuasa Hukum tersangka AH, Reno Widigyo yang mendampingi kliennya memastikan, jika pihaknya akan segera mengajukan penangguhan penahanan. Sebab, selama ini kliennya sudah cukup kooperatif. Selain itu, kliennya juga masih berstatus sebagai kepala desa. Sehingga dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakatnya.

“Ini pelimpahan tahap kedua, kami sangat menghormati proses hukum ini. Termasuk langkah penahanan oleh Kejaksaan. Tapi selama ini klien kami kooperatif dan masih bertugas melayani masyarakat. Karena itu, tentu kami akan mengajukan penangguhan penahanan,” tandas Reno.

Sementara Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo mengatakan, pelimpahan perkara OTT oknum Kades itu dilakukan setelah BAP tersangka AH dinyatakan rampung atau P-21.

“Betul, hari ini kami limpahkan ke kejaksaan setelah berkasnya dinyatakan P-21. Tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf (e) sub pasal 11 UU pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar Nanang Priyambodo.

Sebelumnya, Kades AH tertangkap tangan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Situbondo, tak lama setelah menerima uang pungutan PTSL dari 2 warganya. Selain oknum Kades, saat bersamaan tim Saber Pungli juga mengamankan beberapa panitia PTSL Desa Kedunglo Kecamatan Asembagus dan 2 pemohon. Namun hasil pemeriksaan, hanya oknum Kades yang ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan dilakukan di kantor Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus. Selain menyita uang tunai Rp 15.230.000, hasil penggeledahan tim Saber Pungli juga menyita sejumlah dokumen terkait PTSL atau Prona Desa setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *