Ibu Di Ponorogo Tega Tinggalkan Bayinya Di Hutan Nglelo Hingga Tewas

Ofbyandfor.org – Telah ditemukan jasad seorang bayi dengan jenis kelamin laki-laki di tengah hutan Nglego, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Pada saat pertama ditemukan bayi tersebut sudah tidak bernyawa.

Perkiraan para warga ayi terseut baru saja berusia lima bulan ditemukan di antara pohon nangka dan juga pohon mangga yang ada di hutan. Dugaan kuat bayi terseut memang sengaja ditinggalkan oleh ibunya hingga tewas. Bayi malang ini adalah Febrian Gilang Ramadan putra, anak dari pasangan Haryono dan Tutik Setiyorini, warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung.

Sejak Selasa (22/5) lalu, Haryono melapor ke Polsek Jenangan bahwa istri dan anaknya kabur dari rumah. Meski sudah dilaporkan, namun Haryono juga berusaha mencari anak dan istrinya. Hari Kamis (24/5) sore, ada laporan bahwa Tutik telah ditemukan di daerah Jeruksing, Desa Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Lantas Tutik pun diamankan dan dimintai keterangan oleh polisi.

“Dan didapatkan pengakuan jika anaknya ditinggal di Hutan Nglegok di antara pohon mangga dan nangka,” tutur Kapolsek Pulung AKP Denny Fachrudianto di lokasi, Kamis (24/5/2018).

Pada saat dimintai keterangan, Tutik terlihat sangat panik dan kurang sehat. Akhirnya Tutik dibawa ke Puskesmas Pulung untuk mendapatkan perawatan.

Pada saat pertama kalinya ditemukan, kondisi bayi laki-laki ini mengalami luka di kepala dan pipi. Dugaan sementara bayi berusia 5 bulan tersebut dianiaya sang ibu.

“Dugaannya mengarah ke sana (dianiaya ibu) tapi kami masih menunggu visum dari rumah sakit,” terang dia.

Denny menambahkan saat ini Febrian langsung dibawa ke RSUD dr Harjono untuk menjalani proses visum. “Berdasarkan keterangan dari suami, istrinya memang sering kabur dari rumah. Nanti kami masih dalami kasus ini,” pungkas Denny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *